Hal yang Harus Kamu Perhatikan Selama di Jerman

7 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Selama di Jerman (Part 1)

Jerman adalah negara yang terkenal dengan penduduknya yang taat peraturan. Jadi waktu kamu traveling kesini, kamu juga wajib menaati peraturan. Di bawah ini adalah tips dasar yang membantu traveler seperti kamu selama traveling di Jerman.

Asuransi Kesehatan

Tidak hanya taat peraturan, tapi orang jerman selalu terjamin. Maksud terjamin disini adalah orang jerman biasanya mempunyai asuransi, salah satunya asuransi kesehatan atau ”Krankenversicherung”. Isi Formulir online, bayar dan kamu dapat asuransimu via email. Kamu juga bisa check disini.

Beli Tiket dan Wajib Divalidasi

Mau bepergian dari satu tempat ke tempat wisata lainnya? Naik public transportations pastinya. Tapi sebelumnya kamu harus beli di mesin tiket seperti gambar di atas. Tiket berlaku untuk bus, Tram, U-bahn (kereta bawah tanah), S-bahn (kereta cepat) dan kapal transportasi umum. Di mesin ini juga tersedia bahasa inggris. Jika kamu membeli tiket jangan lupa untuk memvalidasi ticket dengan memasukkan tiket tersebut ke mesin dekat mesin tiket atau di dalam kendaraan seperti di atas. Ini sangat penting, agar kamu tidak ditegur dan mendapat denda apa bila terjadi kontrol tiket. Denda bagi penumpang tanpa ticket sebesar 62 Euro. Jadi jangan sampai kehilangan tiket ya.

Download DBNavigator

Aplikasi gratis dari playstore ini bisa membantu kamu melihat jadwal semua transportasi umum di jerman bahkan berapa menit keterlambatan, membeli tiket kereta, menunjukan jalan seperti GPS dan yang paling terpenting menolongmu jika kamu tersesat. Tinggal tulis nama halte bus atau tram terdekat dan tulis tempat wisata selanjutnya. Namun kamu harus mempunyai koneksi internet. Harga kartu hp baru di jerman sekitar 10-15 Euro dan udah termasuk pulsa. Dan yang terpenting kalau kamu membeli tiket kereta pastikan untuk tidak telat datang, karena disini semua serba tepat waktu.

Pencet Tombol Menyebrang Sebelum Menyebrang

Jika kamu ingin menyebrang pastikan untuk menyentuh atau menekan tombol menyebrang yang ada di tiang lampu lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan selama liburan. Tombol penyebrangan ini didesign  khusus untuk mempermudah pejalan kaki menyebrang. Kalau kamu lupa memencet tombol penyebrangan kamu bisa menunggu hingga 5 menit. Hal ini tidak akan terjadi kalau kamu tidak lupa. Mudah kok, hanya tekan, tunggu dan menyebrang.

Self Serving

Bagi kamu yang ingin berbelanja snack atau persediaan makanan seminggu di supermarket atau mini market  jangan terkejut dengan konsep self serving. Di jerman jika kamu mau membayar di kasir, kamu harus meletakan kembali barang belanjaan kamu ke kantong plastik atau ke keranjang sendiri. kantong plastiknya pun harus kamu beli lagi. Kalau kamu mau berhemat, lebih baik bawa tas belanja sendiri dari Indonesia, selain berhemat kamu juga berpartisipasi mencintai bumi.

Siap Tisu Toilet Basah

WC di Jerman tidak menyediakan sentoran gagang atau sentoran di kursi wcnya namun yang tersedia tisu toilet kering, pembersih toilet dan kantong kertas / plastik pembalut  ”Hygenebeutel”(hanya di wc wanita). Jadi jangan lupa untuk siap membawa tisu basah toilet. Jangan panik kalau kamu tidak menemukan tong sampah untuk tisu yang sudah digunakan. Tisu toilet kering biasanya langsung di buang ke lubang wcnya. Untuk tisu basah dengan bahan kain dan softex bekas jangan dibuang ke lubang wc. Pertama kamu ambil kantong kertas yang tersedia dekat tisu toilet kering, lalu kamu masukan ke kantong kertasnya, kemudian kamu bisa membuangnya di tempat sampah dekat pintu masuk toiletnya, ingat bukan tempat sampah untuk tisu bekas cuci tangan dekat washtafel.

Peraturan di dalam Bus

Ada 6 peraturan dasar yang perlu kamu ketahui: dilarang melakukan kegiatan yang menimbulkan  suara yang berlebihan, dilarang merokok, dilarang untuk makan dan minum di dalam bus, dilarang membuang sampah di dalam bus,  dilarang mengankat kaki ke atas selama duduk, dan selalu bawa tiket yang sudah tervalidasi jika kamu tidak ingin didenda 62 Euro. Kamu harus masuk dari pintu depan dan menunjukan tiket ke supir bus mulai jam 8 malam. Jangan pernah memainkan rem darurat jika kamu tidak ingin didenda 200 Euro.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.